Widget HTML Atas

Soetan Sjahrir, Perjoeangan Kita: Kaum Buruh


Kaum Buruh Pada ingkatan kapitalisme ini di mana kapital dunia mengalami konsentrasi yang lebih besar, terutama di New York dan London, maka segenap produksi dunia yang kapitalisis lebih dari dulu dikuasai oleh satu atau dua pusat kapital, terutama Wallstreet. Sebagai akibat peperangan ini maka boleh dikatakan seluruh dunia terikat hutang pada Wallstreet itu. Hal ini membuat bahwa kedudukan dan kekuatan dunia itu menjadi sungguhsungguh internasional.

Oleh karena itu maka pertahanan dan perjuangan kaum buruh terhadapnya hanya akan dapat berhasil baik, jika disusun dengan mengakui kenyataan ini. Susunan dan perjuangan kaum buruh pun harus berdasar internasional. Kaum buruh kita sekarang menunjukan perjuangan pada pertahanan Negara Indonesia Merdeka. Hal ini sudah selayaknya, akan tetapi di dalam itu perlu kita kemukakan kebenaran yang di atas, oleh karena di dalam perjuangan selanjutnya solidariteit kebangsaan kaum buruh itu mesi dapat meningkat menjadi solidariteit dan susunan internasional, meningkatkan diri seukur dengan perjuangan kaum buruh di dunia seluruhnya.

Bagi kaum buruh semangat kebangsaan yang meluap-luap itu dapat menjadi halangan untuk melihat perjuangan internasionalnya dan penghargaan serta kesadaran tentang kedudukan di dalam masyarakat kapitalis, sehingga membawanya ke jurusan yang salah dan memundurkan dan melemahkan kedudukannya.

Untuk menghindarkan bahaya, bahwa di dalam perjuangan kebangsaan ia melupakan dan melepaskan dasar-dasar perjuangannya sendiri, sehingga mudah teripu dan diperkuda golongan masyarakat lain, maka juga di dalam perjuangan kebangsaan kaum buruh harus tahu memperjuangkan kedudukannya sebagai orang Indonesia dengan caranya sendiri, yaitu di dalam susunan buruh dan dengan alat-alat perjuangan kaum buruh. Semangat yang perlu untuk dapat mengadakan perjuangan secara itu, ialah semangat kelasnya dan solidariteit kelasnya yang tak boleh dilemahkan oleh semangat kebangsaan.

Syarat-syarat untuk dapat menjernihkan kedudukannya itu, adalah di dalam perjuangan politiknya kaum buruh menuntut segala hak kerakyatan yang sepenuhnya, pun juga dari Negara Indonesia Merdeka sendiri, hak berbicara, menulis, berkumpul, berapat, bermogok, kepasian pencaharian, keadaan kesehatan, pelajaran untuk anak-anaknya, ketentuan gaji dan sebagainya.

Kesadaran dan pengerian kelas itu harus terus diperdalam dan diperkuat hingga pada suatu saat yang secepat-cepatnya dapat menjadi perasaan dan kesadaran kelas internasional sehingga mudah dapat rapat pada saat penggabungan perjuangan kaum buruh kita dengan gabungan kaum buruh internasional. Susunan sarekat sekerja harus disusun menurut ukuran modern, yaitu di dalam industrieverband, pendidikan kaum buruh harus sesuai dengan keperluan perjuangannya, yaitu seingkat pada kesadaran dan pengerian perjuangan internasional untuk menyusun dunia yang sosialisis.

Di dalam berjuang untuk kemerdekaan Indonesia kaum buruh sejalan harus berjuang untuk mendapatkan kedudukannya sendiri yang terkuat supaya sanggup menjadi pelopor di dalam perjuangan menentang imperialisme di Indonesia ini dan memperkuatkan perjuangan kaum buruh internasional terhadap kapitalisme dunia.


Daftar Isi Buku Soetan Sjahrir: Perjoeangan Kita

KOMENTARI VIA FACEBOOK: