Widget HTML Atas

Syech Ali Jaber Tutup Usia, Jadi Trending Pencarian Google

Syech Ali Jaber Meninggal, Jadi Trending Pencarian Google
Ulama dan pendakwah Indonesia Syekh Ali Jaber meninggal dunia pada Kamis (14/1/2021) pagi. Kabar ini disampaikan oleh Ustaz Yusuf Mansur melalui akun Instagram-nya @yusufmansurnew.

"Benar Syeikh Ali wafat. 08.30", tulis Yusuf pada postingan instagramnya.

Mantan Presiden ke 6 RI Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengalami duka yang mendalam. SBY mengatakan Alharhum Syech Ali Jaber merupakan Ulama yang teduh dan mencerdaskan umat serta jauh dari ujaran kebencian dan permusuhan.

"Saya mengenal almarhum sebagai ulama yg teduh. Syiar & fatwanya mencerdaskan umat. Tutur kata Syekh Ali Jaber jauh dari kebencian (hatred) & juga bukan permusuhan (hostility). Mendengarkan ceramahnya, hati saya tenteram & bersyukur karena itulah ajaran Islam yang sejati. *SBY*", tulis SBY dalam tweetnya pada Kamis (14/01/2021) pukul 11.46 WIB.

Sebelumnya, Ulama dan pendakwah Syekh Ali Jaber dikabarkan positif Covid-19. Kabar pendakwah asal Madinah, Arab Saudi ini terpapar Covid-19 disampaikan melalui akun Instagram Yayasan Syekh Ali Jaber dan akun Youtube -nya pada Selasa (29/12/2020).

Di akun Youtube-nya, pendakwah bernama asli Ali Saleh Mohammed Ali Jaber ini mengunggah sekitar dua jam lalu dengan diberi judul "Mohon Doa untuk Kesembuhan Syekh Ali Jaber Positif Covid 19".

Syech Ali Jaber positif covid19 dirawat di rumah sakit
Syech Ali Jaber ketika dirawat di RS

Dalam pernyataannya, Syekh Ali Jaber mengatakan sempat mengalami demam dan batuk. Ia sempat mencoba minum obat batuk dan obat demam, namun ternyata kondidi fisik semakin melemah sehingga ia memutuskan untuk melakukan isolasi mandiri. Hingga akhirnya melakukan swab test dan dinyatakan positif.

Sebelumnya ia juga kerap melakukan swab test dengan hasil negatif. Selama itu pula, Syekh Ali Jaber mengaku selalu menjalankan protokol kesehatan.

Meski sebelumnya sempat dirawat akibat Covid-19, Yusuf Mansur menegaskan bahwa Syekh Ali Jaber sudah dinyatakan negatif Covid-19, sebelum akhirnya meninggal dunia.

Terpantau, hingga saat artikel ini ditulis, Syech Ali Jaber menjadi kata kunci paling dicari di Google dengan lebih dari 2 juta kali penelurusan google.